RESENSI NOVEL- A REASON TO LOVE
A. Identitas buku
Judul buku: A Reason To Love
Pengarang: Dania Indarastuti
Penerbit: i-teens
Tahun terbit: 2012
Kota terbit: Klaten, Jawa Tengah
Cetakan: Pertama
Tebal buku: 172 halaman
ISBN: 602-8150-30-4
B.Sinopsis
Hari itu adalah hari yang istimewa bagi gadis bernama Hyu Ri, karena pada hari itu pacarnya yang bernama Sung Kyo pulang ke Korea setelah kuliah 4 tahun dia California. Hyu Ri berencana untuk membuat sambutan kecil untuk Sung Kyo, jadi ia memasak makanan kesukaan Sung Kyo. Namun, ketika pulang sikap Sung Kyo sangatlah berbeda. Sung Kyo menjadi cuek kepada Hyu Ri, ia selalu saja mengusir Hyu Ri dan masakan Hyu Ri tidak dimakan sama sekali.
Hyu Ri mengajak Sung Kyo ke pulau Jeju, di sana mereka berencana untuk menikmati matahari terbit di pulau Jeju. Namun saat itu, Sung Kyo ditelepon oleh temannya yang bernama George. Ia diberi tahu bahwa ia harus kembali ke California untuk mengurus program S2nya. Akhirnya mereka kembali ke Seoul agar Sung kyo dapat mempersiapkan program S2nya. Hyu Ri sangat kecewa, karena ia belum melihat matahari terbit.
Hyu Ri ikut ke kantor dengan ibunya untuk meeting. Namun selama meeting ia tidak bisa fokus akhirnya mereka kehilangan klien. Setelah itu ia makan siang dengan temannya yaitu Ilchul. Selama makan siang, mereka membicarakan banyak hal. Hyu Ri bertanya kepada Ilchul, apakah ia mempunyai kekasih,ternyata kekasih ilchul sudah meninggal karena penyakit. Lalu Ilchul bertanya kepada Hyu Ri, apakah ia masih berpacaran dengan Sung Kyo dan menanyakan mengapa ia mencintai Sung Kyo. Hyu Ri hanya menjawab " No reason to love ".
Sebelum kembali ke California, Sung Kyo menemani ibunya berpergian terlebih dahulu. Ibu Sung Kyo memberikan kepada Sung Kyo sebuah baju untuk Hyu Ri. Esoknya ketika Sung Kyo akan berangkat ke California, Hyu Ri menemui Sung kyo terlebih dahulu dan menangis meminta Sung Kyo untuk tidak pergi. Namun Sung Kyo sangatlah marah dan akhirnya mengusir Hyu Ri. Hyu Ri menangis semalaman karena hal itu.Lalu ia pergi ke sekolahnya dulu, ia teringat saat pertama kali Sung Kyo menyatakan perasaannya kepada Hyu Ri.
Setelah menangis semalaman lagi, Hyu Ri meminta ijin kepada ibunya untuk bermain Gokart bersama Ilchul. Namun ibunya tidak mengijinkannya, tetapi Hyu Ri tetap pergi karena ia bilang ia sangat ingin bermain. Ketika sedang bermain Gokart, karena ia terlalu cepat dan tidak fokus, ia kecelakaan dan akhirnya meninggal. Sung Kyo yang tidak tahu akan hal tersebut di California tiba- tiba merindukan Hyu Ri. Ia bertemu dengan Hyu Ri di taman kampusnya, dan saat itu juga teman Hyu Ri yaitu Ilchul menelepon Sung Kyo untuk memberitahukan bahwa Hyu Ri sudah meninggal. Namun, Sung Kyo tidak mempercayai hal tersebut karena ia baru saja bertemu dengan Hyu Ri. Malam harinya saat di apartemen, Sung Kyo sangat gelisah. Benaknya penuh dengan Hyu Ri, ia menghubungi Hyu Ri namun nomornya tidak aktif. Lalu ia melihat Hyu Ri sedang duduk dan menulis sesuatu, kemudian Sung Kyo mendekatinya dan Hyu Ri berkata bahwa ia mempunyai permintaan terakhir. Hyu Ri memberikan Sung Kyo sebuah kertas, di kertas tersebut tertulis bahwa Hyu Ri sedang menunggunya di pulau Jeju untuk melihat matahari terbit. Lalu Sung Kyo pun kembali ke Korea untuk memenuhi permintaan Hyu Ri.
Ketika sampai di Korea , ia dijemput oleh temannya yaitu Shi Won. Lalu mereka ke apartemen Sung Kyo karena Sung Kyo ingin mengambil baju untuk Hyu Ri. Shi Won berkata bahwa ia ingin mengajak Sung Kyo ke suatu tempat namun Sung Kyo bilang bahwa ia tidak bisa, ia harus menemui Hyu Ri di pulau Jeju. Ketika Sung Kyo meminta Shi Won untuk mengantarnya ke pulau Jeju, Shi Won malah membawa Sung Kyo ke sebuah pemakaman. Disana Sung Kyo melihat ada Ibu Hyu Ri, Ibunya dan Ilchul sedang menangis. Ia melihat ke batu nisa dan di batu nisan tersebut tertulis nama Hyu Ri.Dadanya terasa sesak dan untuk sesaat ia terpaku dan akhirnya ia menangis. Ibu Hyu Ri meminta Sung Kyo untuk untuk merelakan kepergian Hyu Ri, lalu Sung Kyo menarik Shi Won dan meminta ia mengantarnya ke pulau Jeju.
Disepanjang jalan Sung Kyo terdiam melihat bunga sakura yang sedang bermekaran. Ketika sudah sampai di hotel tempat ia dah Hyu Ri menginap sebelumnya ia teringat dengan Hyu Ri dan ia meminta kepada petugas untuk mengantarkannya ke pulau Jeju. Butuh waktu beberapa jam untuk kesana dan hari pun sudah gelap namun Sung Kyo tetap memaksa untuk pergi kesana. Ketika sampai disana Sung Kyo membayangkan jika ia bersama Hyu Ri makan malam romantis di tempat itu.
Ia bersikeras untuk menunggu Hyu Ri di tempat tersebut dan gerimis pun mulai turun. Ia menyuruh Shi Won untuk meninggalkannya sendiri dan sesaat hujan deras pun turun. Shi Won mengajak Sung Kyo untuk menepi namun ia menepis tangan Shi Won akhirnya ia berlari meninggalkan Sung Kyo karena ia tidak kuat dingin. Sung Kyo meneriakkan nama Hyu Ri, kenangan bersama Hyu Ri membayangi pikiran Sung Kyo.Ia mengenang Hyu Ri dengan berlinang air mata. Tidak terasa hari telah berganti, ia masih menangis dan ia pun melihat seberkas cahaya dari ufuk barat. Disana Sung Kyo melihat Hyu Ri sedang tersenyum. Sung Kyo berlari menghampiri Hyu Ri namun Hyu Ri menahannya. Hyu Ri meminta Sung Kyo untuk tidak menangis dan dengan tangan yang gemetaran Sung Kyo memberikan Hyu Ri baju dari ibunya. Ingin rasanya Hyu Ri datang dan memeluknya namun ia tidak bisa. Hyu Ri pun meminta maaf karena ia harus segera pergi dan mengakhiri kalimatnya dengan tersenyum dan akhirnya Hyu Ri menghilang. Sung Kyo mengejar Hyu Ri dan terus memanggil nama Hyu Ri namun Hyu Ri telah menghilang.o
Shi Won mengejar Sung Kyo. Ia menyeret Sung Kyo yang terkulai lemah. Gaun bewarna biru laut itu hanyut terbawa ombak dan Shi Won membiarkannya. Shi Won mencari bantuan untuk Sung Kyo yang sudah tidak bertenaga dan wajahnya sudah pucat.
C. Kelebihan
Di dalam novel ini terdapat beberapa bahasa korea beserta artinya dan beberapa penjelasan tentang makanan dan hal-hal tentang Korea sehingga menambah pengetahuan pembaca.
Cover novel ini juga sangat menarik.
D. Kekurangan
Keterangan waktu dalam novel kurang jelas. Contohnya di halaman 23 ditulis pukul 00.30 malam,namun di kelajutan cerita di halaman 24 ditulis pukul 01.00 siang.
E. Komentar
Ceritanya sangat menarik untuk dibaca dan penulis dapat mendeksripskan kejadian dengan baik sehingga pembaca seolah- olah dapat merasakan kejadian.
Komentar
Posting Komentar